Senin, 29 Juli 2013
budidaya kacang tanah
BUDI DAYA KACANG TANAH TANPA OLAH TANAHSETELAH PADI SAWAH Kacang tanah
tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 0-500 m dpl, struktur tanah
gembur dengan drainase baik, derajad keasamaan (Ph) tanah 6-6,5. Dalam
masa pertumbuhan kacang tanah memerlukan cahaya matahari yang cukup dan
setelah berumur 2,5 bulan pemberian air dapat dikurangi.Salah satu cara
untuk meningkatkan produkstivitas kacang tanah dengan menerapkan
teknologi budidaya kacang tanah tanpa olah tanah setelah padi
sawah. Paket teknologi anjuran :1. Benih :Benih yang digunakan adalah
varietas unggul yang tahan terhadap penyakit layu , karat dan bercak
daun. Benih yang dianjurkan adalah varietas Gajah, Macan, Banteng,
Kidang, Tapir dan varietas lokal. 2. Penyiapan lahan :Pada lahan sawah
bekas tanaman padi tidak perlu diolah cukup dibuat saluran drainase
selebar 30 cm dan dalam 25cm pada jarak 3-4 m. 3. Waktu tanamPenaman
dilakukan segera setelah panen padi yaitu tidak lebih dari 7 hari
setelah panen padi. Perlu diupayakan supaya penanaman dilakukan serentak
pada suatu hamparan. 4. Cara tanamPenanaman dilakukan dengan cara
ditugal sedalam 3 cm dengan jarak tanam 40 cm X 20 cm (2biji / lubang)
atau 40 cmX 10 cm (1 biji / lubang) atau diperlukan benih 80 kg /
ha. 5. Pemeliharaan PemupukanPupuk diberikan pada umur 10-15 hari
setelah tanam dengan cara ditebar pada larikan antara barisan atau
disebar merata keseluruh permukaan lahan bersama pada saat tugal asalkan
kondisi lahan dalam keadaan lembab, kemudian ditutup mulsa jerami.
Dosis pupuk per hektar adalah Urea 50 kg, SP-36 100kg dan KCL 50 kg.
PengairanKacang tanah sejak fase kecambah hingga fase pengisian polong
(umur + 2,5 bulan) membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya.
Kekeringan pada fase ini dapat mengakibatkan penurunan produksi.
Pemberian air dilakukan dengan cara dileb setiap dua minggu sekali.
Penyiangan:Penyiangan dilakukan dengan cangkul sambil penggemburan pada
umur tiga minggu setelah tanam atau sebelum tanaman berbungan.
Pengendalian hama dan penyakit.Pengendalian hama dan penyakit dilakukan
dengan prinsip PHT. 6. PenenPanen dilakukan apabila kulit polong telah
mengeras berwarna kehitaman, polong berisi penuh, kulit biji tipis
mengkilap tidak berair dan sebagian besar daun rontok. Umur panen
biasanya berkisar antara 100-110 hari. Ppl bapelluh 1 mgt
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar